
Umat Islam di Indonesia akan menyambut Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu, 27 Mei 2026. Hari raya besar ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat kepedulian sosial, serta meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Menjelang Idul Adha, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal ibadah, termasuk melaksanakan puasa sunnah pada hari-hari sebelumnya, yaitu puasa Tarwiyah dan puasa Arafah yang memiliki keutamaan sangat besar.
Berikut jadwal ibadah menjelang Idul Adha 1447 H:
| Tanggal Hijriah | Tanggal Masehi | Hari | Amalan |
| 8 Dzulhijjah 1447 H | Senin, 25 Mei 2026 | Senin | Puasa Tarwiyah |
| 9 Dzulhijjah 1447 H | Selasa, 26 Mei 2026 | Selasa | Puasa Arafah |
| 10 Dzulhijjah 1447 H | Rabu, 27 Mei 2026 | Rabu | Hari Raya Idul Adha |
Idul Adha merupakan hari raya yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Hari raya ini identik dengan ibadah kurban sebagai bentuk ketakwaan dan penghambaan kepada Allah SWT. Peristiwa Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat perintah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Dengan penuh keikhlasan, keduanya menjalankan perintah tersebut hingga akhirnya Allah menggantinya dengan seekor hewan sembelihan.
Kisah ini mengandung pelajaran tentang:
Allah SWT berfirman:
“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)
Adapun Keutamaan Hari Raya Idul Adha
Idul Adha termasuk hari paling agung dalam Islam. Pada hari ini umat Islam melaksanakan salat Id dan ibadah kurban.
Daging kurban dibagikan kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa dan fakir miskin. Hal ini mempererat persaudaraan dan rasa kebersamaan.
Berkurban merupakan bentuk keteladanan atas ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang sangat dicintai Allah SWT.
Jika belum mampu berkurban, umat Islam tetap dapat meraih pahala besar di hari Idul Adha dengan berbagai amalan lainnya. Berikut beberapa ibadah yang dianjurkan:
Puasa Sunnah Menjelang Idul Adha
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, yaitu pada Senin, 25 Mei 2026. Puasa ini termasuk amalan sunnah yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah menjelang Idul Adha. Adapun keutamaan puasa Tarwiyah beberapa ulama menjelaskan bahwa puasa Tarwiyah memiliki pahala besar karena dilakukan pada hari-hari mulia di bulan Dzulhijjah.
Niat puasa Tarwiyah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
“Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala”
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu pada Selasa, 26 Mei 2026. Puasa Arafah sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Diantara keutamaan puasa Arafah yaitu dapat menghapus dua tahun (yang lalu dan yang akan datang), mendapat pahala yang besar, dan hari dikabulkannya do’a.
Rasulullah SAW bersabda:
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
“Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)
Niat puasa Arafah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala”
Amalan-amalan Sunnah Saat Idul Adha
Takbir Idul Adha dianjurkan sejak malam hari raya hingga hari tasyrik.
Bagi umat Islam yang mampu, ibadah kurban sangat dianjurkan sebagai bentuk rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT.
Hari-hari Dzulhijjah adalah waktu terbaik untuk:
Idul Adha menjadi momen mempererat hubungan keluarga, tetangga, dan masyarakat.
Hikmah Idul Adha:
Idul Adha mengajarkan bahwa:
Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal saleh. Sebelum Idul Adha, umat Islam dianjurkan melaksanakan:
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah, puasa, dan kurban kita semua serta memberikan keberkahan di Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H